![]() |
| Photo via Glutenfreeliving |
Apakah anda pernah liat bagian makanan di supermarket yang dilabelkan "Gluten-free"? Walaupun kemasannya lebih cantik dan kelihatannya lebih mewah, glutten-free food is not for everyone!
Gluten adalah salah satu bahan makanan yang terdapat di roti, spagetti, tepung dan makanan yang dibuat dari gandum dan padi-padian (wheat, oats, barleys, rye and other grains). Biasanya, gluten dapat dicerna dengan baik dan aman. Bahkan, sebagai semacam protein, gluten terdiri dari banyak amino acid proline dan glutamine. Amino acid adalah batu bata yang dapat digunakan oleh tubuh ktia untuk membangun protein-protein lainnya.
Sebenarnya, Gluten-free food ini dibuat khusus untuk penderita coeliac disease. Makanan ini berasal dari negeri barat; dimana terdapat banyak caucasian yang mempunyai gene HLA-DQ2 dan HLA-DQ8. Dalam tubuh pasien coeliac disease, gluten yang dimakan dan dicerna menjadi sasaran immune system penderita coeliac disease. Immune system mengadakan respons terhadap gluten dan merusak jaringan tubuh disekililingnya (e.g.struktur usus halus). Jadi, untuk mengobati coeliac disease, para dokter merekomendasikan pola makanan yang bebas gluten! Kesannya, jika kita tidak mengidap coeliac disease, kita tidak perlu makan gluten-free!
Selain ini, ada juga orang-orang yang menyebar hoax bahwa gluten-free food bagus untuk mengurangkan berat badan. Gelombang anti-gluten dimulai oleh (Dr) William Davis yang menulis buku Wheat Belly. Dokter ini menyarankan bahwa gluten-free diet dapat mengurangkan badan kita. Akan tetapi, sampai sekarang, tidak ada penelitian atau informasi lain yang menganjurkan ini. dan kita perlu tahu bahawa terdapat banyak cara-cara lain yang lebih efektif dan hemat untuk mengurangkan berat badan. Contohnya, meningkatkan aktivitas dan berolahraga.
Jika anda masih bingung, konsultasi dengan dokter yah :D
Fast-info:
1. Gluten-free food adalah solusi bagi penderita coeliac disease
2. Allergy terhadap gluten adalah sebab lainnya.
3. Makanan yang mengandung gluten tidak menyebabkan diabetes atau obesity
3. Makanan yang mengandung gluten tidak menyebabkan diabetes atau obesity

Tidak ada komentar:
Posting Komentar